Sonny John Moore atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Skrillex, adalah produser, DJ, penyanyi, dan penulis lagu musik dansa elektronik asal Amerika Serikat, besar di Northeast Los Angeles dan di Northern California.
Kehidupan Awal
Sonny atau yang biasa dipanggil Skrillex lahir di lingkungan Highland Park, Northeast Los Angeles, tetapi pindah ke Forest Hill, San Francisco pada usia 2 tahun, dimana ia memasuki sekolah dasar. Pada usia 9 dan 10, memasuki sekolah asrama lokal yang berlokasi di Mojave Desert LV, tetapi akhirnya pindah kembali ke Northern California. pada saat ia berusia 12, keluarganya pindah kembali ke tempat kelahirannya dari timur laut LA, di mana ia terdaftar di sekolah akademi swasta khusus seni. Kemudian ia masuk Homeschooling di usia 14 akibat bully. Pada tahun 2004, dia mengetahui bahwa dirinya diadopsi dan keluar dari sekolah ketika ia berusia 16 tahun.
Karier Skrillex
Skrillex mengawali awal kariernya sebagai Vokalis utama Dari band post-hardcore asal Amerika From First To Last dengan menggunakan nama sonny dan mereka merekam beberapa album seperti (Deer Diary, My Teens Angs Hasa Body Count, Dll) hingga pada 2007 ia meninggalkan bandnya tersebut dan memilih untuk bersolo karier dengan bermain Mix-Tape. Lalu pada tahun 2009 Sonny mengganti nama panggilannya menjadi skrillex dan membuat studio yang bernama Skrillex studio, dan mengawali kariernya sebagai seorang Disc Jockey ulung dengan me-remix beberapa lagu seperti Lady Gaga (Bad Romance) dan Snoop dogg (Sensual Seduction). Lalu pada tahun 2010 Skrillex meluncurkan album mini untuk pertama kali yang berjudul "EP MY NAME" yang berkolaborasi dengan Benny Benasi dan Deadmau5 dengan gaya Elektro yang sama yang hampir serupa dengan "The Chemicals Brothers dan Fatboy Slim".
Lalu pada tahun 2010 pula Skrillex menandatangani kontrak dengan Deadmau5 untuk membuat album mini keduanya yang berjudul "Scary Monsters & Nice Sprites" dengan lagu pertamanya berjudul "kill everybody" yang langsung memuncaki tangga lagu saat itu, namun Skrillex beserta rekannya merasa bahwa eksistensinya masih kurang lalu saat itu Skrillex beserta kru masuk kedalam nominasi ajang bergengsi Grammy Award, dan membawa pulang dua pengharagaan dengan memenangkan nominasi sebagai lagu elektronika/dansa terbaik dari lagu "Scary Monster" dan rekaman dansa terbaik. Lalu mereka pun tampil di acara serial televisi berjudul Beavis & Butthead. Setelah itu skrillex berkolaborasi dengan salah satu personil band "The DOORS" yang masih hidup dan membuat lagu yang berjudul "Breakin' a Sweat" rekaman lagu tersebut direkam dalam film dokumenter RE: GENERATION, sementara lagunya sendiri masuk kedalam "EP Bangarang" milik Skrillex, yang muncul pada awal tahun 2012. Rilisan ini memenangkan dua Grammy Awards lagi, satu untuk lagu utama sebagai Best Dance Recording dan satu untuk EP itu sendiri sebagai Best Dance / Electronica Album.
Tahun-tahun berikutnya, Skrillex mengeluarkan single seperti "Would You Ever" dengan Poo Bear, "Saint Laurent" dengan DJ Sliink, Wale, dan Austin Millz, dan "Face My Fears" dengan Hikaru Utada sebelum mengeluarkan EP kejutan, Show Tracks, pada tahun 2019. Hanya terdiri dari dua lagu, single yang dimuliakan ini termasuk "Fuji Opener" dengan Alvin Risk dan "Mumbai Power" dengan BEAM, yang ia masukkan dalam set live hampir sepanjang tahun.
terima kasihhh....