Rabu, 23 September 2020

Kisah Hidup Sonny John Moore Atau Yang Biasa Disebut Skrillex Dari Awal Berkarier

 Sonny John Moore atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Skrillex, adalah produser, DJ, penyanyi, dan penulis lagu musik dansa elektronik asal Amerika Serikat, besar di Northeast Los Angeles dan di Northern California.



Kehidupan Awal

    Sonny atau yang biasa dipanggil Skrillex lahir di lingkungan Highland Park, Northeast Los Angeles, tetapi pindah ke Forest Hill, San Francisco pada usia 2 tahun, dimana ia memasuki sekolah dasar. Pada usia 9 dan 10, memasuki sekolah asrama lokal yang berlokasi di Mojave Desert LV, tetapi akhirnya pindah kembali ke Northern California. pada saat ia berusia 12, keluarganya pindah kembali ke tempat kelahirannya dari timur laut LA, di mana ia terdaftar di sekolah akademi swasta khusus seni. Kemudian ia masuk Homeschooling di usia 14 akibat bully. Pada tahun 2004, dia mengetahui bahwa dirinya diadopsi dan keluar dari sekolah ketika ia berusia 16 tahun.

Karier Skrillex

    Skrillex mengawali awal kariernya sebagai Vokalis utama Dari band post-hardcore asal Amerika From First To Last dengan menggunakan nama sonny dan mereka merekam beberapa album seperti (Deer Diary, My Teens Angs Hasa Body Count, Dll) hingga pada 2007 ia meninggalkan bandnya tersebut dan memilih untuk bersolo karier dengan bermain Mix-Tape. Lalu pada tahun 2009 Sonny mengganti nama panggilannya menjadi skrillex dan membuat studio yang bernama Skrillex studio, dan mengawali kariernya sebagai seorang Disc Jockey ulung dengan me-remix beberapa lagu seperti Lady Gaga (Bad Romance) dan Snoop dogg (Sensual Seduction). Lalu pada tahun 2010 Skrillex meluncurkan album mini untuk pertama kali yang berjudul "EP MY NAME" yang berkolaborasi dengan Benny Benasi dan Deadmau5 dengan gaya Elektro yang sama yang hampir serupa dengan "The Chemicals Brothers dan Fatboy Slim".



    Lalu pada tahun 2010 pula Skrillex menandatangani kontrak dengan Deadmau5 untuk membuat album mini keduanya yang berjudul "Scary Monsters & Nice Sprites" dengan lagu pertamanya berjudul "kill everybody" yang langsung memuncaki tangga lagu saat itu, namun Skrillex beserta rekannya merasa bahwa eksistensinya masih kurang lalu saat itu Skrillex beserta kru masuk kedalam nominasi ajang bergengsi Grammy Award, dan membawa pulang dua pengharagaan dengan memenangkan nominasi sebagai lagu elektronika/dansa terbaik dari lagu "Scary Monster" dan rekaman dansa terbaik. Lalu mereka pun tampil di acara serial televisi berjudul Beavis & Butthead. Setelah itu skrillex berkolaborasi dengan salah satu personil band "The DOORS" yang masih hidup dan membuat lagu yang berjudul "Breakin' a Sweat" rekaman lagu tersebut direkam dalam film dokumenter RE: GENERATION, sementara lagunya sendiri masuk kedalam "EP Bangarang" milik Skrillex, yang muncul pada awal tahun 2012. Rilisan ini memenangkan dua Grammy Awards lagi, satu untuk lagu utama sebagai Best Dance Recording dan satu untuk EP itu sendiri sebagai Best Dance / Electronica Album.



    Mau bagaimanapun sebagian besar rekaman dan tour dari Skrillex, selalu saja ramai peminatnya tak jarang Skrillex memiliki jadwal tour yang padat hingga penggemar Skrillex yang berada di seluruh Benua harus selalu sabar menunggu kedatangan superstar ini. Namun, sebanyak apapun fans dari Skrillex ini ia masih saja berkolaborasi untuk menciptakan karya seni yang luar biasa seperti "Make It Bun Dem After Hours" dengan Damian Marley "Try It Out" dengan Alvin Risk, dan Skrillex merilis album mini lainnya. Skrillex pun merilis sebuah album pada 2014 yang berjudul "Recess" dan langsung menduduki tangga lagu nomer 4 pada billboard saat itu. pada 2015 Skrillex berkolaborasi dengan Diplo yang menghasilkan sebuah album yang berjudul "Skrillex And Diplo Present Jack U". Pada tahun berikutnya skrillex berkolaborasi dengan Rapper Rick Ross untuk single hit "Purple Lamborghini" yang muncul di soundtrack untuk Suicide Squad.


    Tahun-tahun berikutnya, Skrillex mengeluarkan single seperti "Would You Ever" dengan Poo Bear, "Saint Laurent" dengan DJ Sliink, Wale, dan Austin Millz, dan "Face My Fears" dengan Hikaru Utada sebelum mengeluarkan EP kejutan, Show Tracks, pada tahun 2019. Hanya terdiri dari dua lagu, single yang dimuliakan ini termasuk "Fuji Opener" dengan Alvin Risk dan "Mumbai Power" dengan BEAM, yang ia masukkan dalam set live hampir sepanjang tahun.

Cara bermain mixtape Skrillex yang handal dan cara ia merangkai nada yang ulung tak usah diragukan lagi hingga saat ini banyak yang menyebut ia sebagai "King Dubstep" dan ia pantas mendapat gelar itu karena prestasi yang sudah ia dapatkan hingga saat ini.



terima kasihhh....




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kisah Hidup Sonny John Moore Atau Yang Biasa Disebut Skrillex Dari Awal Berkarier

  Sonny John Moore atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Skrillex, adalah produser, DJ, penyanyi, dan penulis lagu musik dansa elektr...